Sebenernya perjumpaan saya dengan hidroponik itu sangat ga diduga, berawal dari obrolan dengan suami di satu minggu pagi dan ajakan kerumah kawannya yang penggiat Hidroponik. Namanya Kyky, beliau yang pertama kali mengenalkan hidroponik kepada saya, hanya obrolan ringan dan sehat karena berujung dengan disajikannya juice daun sawi.
Dan juice daun sawi menjadi seperti ramuan pelet yang bikin saya ga lepas akhirnya dengan sistem menanam tanpa menggunakan unsur tanah ini. Selesai dari rumah Kyky, seperti ada setrum di kepala yang menjalar keseluruh bagian tubuh dan menitahkan saya untuk mencoba tanam dengan sistem Hidroponik.
Mulailah dengan menanam yang termudah: kangkung dan bayam. Tenyata hasilnya tumbuh kangkung dan bayam yang besar-besar dan crunchy... dan bukan toge atau rumput... yay!!
Dari situ mulai deh, mencoba menanam jenis sayuran lainnya dan hasilnya... hmmm bikin saya yang seneng photography ini bawaannya pengen pamer photo sayuran melulu :) - Sampai akhirnya sang suami beliin sistem DFT, love it and you!
Dan makin berkembanglah pengetahuan tentang hidroponik, melalui baca-baca buku, ikutan diskusi di web, tanya jawab di FB, coba-coba tanam ini-itu dengan berbagai macam media... dan ikutan pelatihan hidroponik dengan ibu Bertha. Masih jauuuuuh dari sempurna, dari golongan mereka yang canggih dan ahli, tapi justru menjadi satu challenge tersendiri.
Semuanya ga menyurutkan semangat dan ga bikin lelah!
Kuncinya hanya: semangat, rajin baca dan terus mencoba...
Ayok kamu pasti bisa!
Dan juice daun sawi menjadi seperti ramuan pelet yang bikin saya ga lepas akhirnya dengan sistem menanam tanpa menggunakan unsur tanah ini. Selesai dari rumah Kyky, seperti ada setrum di kepala yang menjalar keseluruh bagian tubuh dan menitahkan saya untuk mencoba tanam dengan sistem Hidroponik.
Mulailah dengan menanam yang termudah: kangkung dan bayam. Tenyata hasilnya tumbuh kangkung dan bayam yang besar-besar dan crunchy... dan bukan toge atau rumput... yay!!
Dari situ mulai deh, mencoba menanam jenis sayuran lainnya dan hasilnya... hmmm bikin saya yang seneng photography ini bawaannya pengen pamer photo sayuran melulu :) - Sampai akhirnya sang suami beliin sistem DFT, love it and you!
Dan makin berkembanglah pengetahuan tentang hidroponik, melalui baca-baca buku, ikutan diskusi di web, tanya jawab di FB, coba-coba tanam ini-itu dengan berbagai macam media... dan ikutan pelatihan hidroponik dengan ibu Bertha. Masih jauuuuuh dari sempurna, dari golongan mereka yang canggih dan ahli, tapi justru menjadi satu challenge tersendiri.
Semuanya ga menyurutkan semangat dan ga bikin lelah!
Kuncinya hanya: semangat, rajin baca dan terus mencoba...
Ayok kamu pasti bisa!
No comments:
Post a Comment